Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.629 views

Persekusi terhadap Aktifis Dakwah Islam

Sahabat VOA-Islam...

Ustadz Felix Siauw yang sedianya mengisi kajian di Masjid Manarul Islam, Bangil mengalami penolakan dari segelintir orang yang berasal dari sebuah ormas di wilayah tersebut pada Sabtu, 4 November 2017. Beliau difitnah sebagai dai yang anti-Pancasila dan anti-NKRI.

Lebih lucu lagi, yang diangkat ormas yang melabeli diri paling toleran dan paling NKRI ini, menolak beliau karena pentolan HTI, padahal HTI sudah dibubarkan penguasa. Sebagai dai muda yang tengah digandrungi oleh umat Islam, khususnya remaja, keberadaan Ustadz Felix Siauw mulai diperhitungkan.

Betapa tidak, ini bukan kali pertama acara yang akan beliau isi dibubarkan dan ditolak secara paksa dengan tuduhan yang konyol. Mengapa? Karena, tuduhan yang dialamatkan beliau tidak pernah terbukti sehingga itu hanya tuduhan keji.

Tak hanya Ustadz Felix yang mengalami persekusi, Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) dan KH Shobri Lubis juga ditolak di Garut. Pengurus Pimpinan Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Garut dikabarkan keberatan dengan rencana tablig akbar yang akan diisi oleh UBN, pimpinan AQL Center dan KH shobri (Ketua FPI).

Acara tersebut rencananya akan diselenggarakan di Masjid Agung Alun-alun Kota Garut, Jawa Barat, pada Ahad, 11 November mendatang. Kemudian PCNU Garut melayangkan surat keberatan kepada ketua DKM Masjid Agung tertanggal 5 November 2017. Dalam suratnya, PCNU mengungkapkan alasan keberatan dengan kehadiran UBN dan KH Shobir, yaitu karena kedua dai tersebut kerap memberikan ceramah yang tidak menyejukkan, bahkan cenderung melukai perasaan sebagian warga Indonesia dan menimbukan keresahan.

Jika keduanya tetap hadir, PCNU Garut mengkhawatirkan akan terjadi gejolak dan gerakan massa penolakan. PCNU Garut mengungkapkan, ada baiknya ketua DKM Masjid Agung mengganti dengan penceramah yang menyejukkan.

Kedua peristiwa di atas menunjukkan adanya permainan dari segelintir kelompok atau oknum yang menginginkan umat Islam terpecah belah. Merasa alergi dengan ceramah yang dianggap kritis dan mengkritik rezim saat ini. Mereka bertujuan untuk membenturkan sesama umat Islam dalam melakukan persekusi.

Hal tersebut berupa tekanan-tekanan yang menjustifikasi seseorang melakukan perbuatan-perbuatan yang memecah belah, anti-NKRI, anti-Pancasila, intoleransi, dan antikebhinekaan. Sayangnya, aparat kepolisian tak mampu bertindak menghadapi sekelompok orang tersebut, malah aparat mengakui bahwa mereka mendapat tekanan. Padahal, sejatinya aparat adalah pihak pelayan dan pengayom masyarakat. Hal ini menjadi bukti bahwa negara sedang darurat pihak keamanan yang telah membiarkan aktivitas persekusi terjadi di tengah masyarakat.

Ironisnya, ancaman nyata yang sedang terjadi di Papua tak pernah mendapat respon yang serius dari pihak kepolisian dan ormas yang melabeli dirinya penjaga NKRI. Organisasi Papua Merdeka telah nyata membentangkan bendera Bintang Kejoranya, mereka juga mendeklarasikan untuk berjuang mendapatkan kemerdekaan dan melepaskan diri dari Indonesia.

Mengapa hal ini dianggap bukan ancaman nyata yang memecah belah NKRI? Aksi separatisme dan kriminalitas yang dilakukan anggota OPM tak pernah diusut. Seolah biang kegaduhan dan perpecahan bangsa ini disebabkan oleh umat Islam. Lalu, dimana keadilan? Mengapa tuduhan anti-NKRI hanya dituduhkan kepada umat Islam dan para aktifis dakwah Islam? Mengapa cap teroris juga dialamatkan hanya kepada umat Islam, sedangkan jika pelakunya nonmuslim hanya disebut kriminal saja?

Pertanyaan di atas harus menjadi bahan renungan bagi kita. Kegaduhan ini disebabkan rezim tak berperilaku adil kepada rakyatnya. Pernyataan bahwa negara ini adalah negara hukum hanya menjadi slogan kosong jika keadilan yang hakiki belum tercipta. Maka, umat Islam harus lebih kuat ikatan aqidahnya, istiqomah menjaga persatuan dan kesatuan sesama Muslim. Jangan mudah terprovokasi dan terjerat permainan busuk pihak-pihak yang ingin memecah belah umat Islam. Allah swt. berfirman:

“Dan berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali( agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dulu (masa jahiliyyah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk.” (TQS. Ali Imran: 103). Wallahu’alam bishawab. [syahid/voa-islam.com]

Kiriman Herliana, Ibu Rumah Tangga, tinggal di Bandung

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

Beratnya tugas dai pedalaman di Gunung Lawu. Jarak tempuh dan medan pedalaman sering kali harus membelah hutan, naik turun bukit, jalan berkelok, aspal rusak dan tanah becek. Ayo Wakaf Motor...

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Tanpa didampingi ibu dan ayah yang sudah wafat, Muhammad Zulfian harus berjuang melawan penyakit typus saat mengejar cita-cita di Rumah Tahfizh Al-Qur'an Sidoarjo, Jawa Timur...

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Latest News
Kewajiban Membaca Siroh Nabawiyah

Kewajiban Membaca Siroh Nabawiyah

Rabu, 21 Nov 2018 04:57

Merindukan Ulama

Merindukan Ulama

Selasa, 20 Nov 2018 23:00

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Selasa, 20 Nov 2018 19:46

Puluhan Napi di Penjara Hama Lakukan Mogok Makan Memprotes Hukuman Mati

Puluhan Napi di Penjara Hama Lakukan Mogok Makan Memprotes Hukuman Mati

Selasa, 20 Nov 2018 18:00

Laporan: Mohammed Dahlan Kirim Tim Keamanan untuk Hapus Bukti Pembunuhan Khashoggi

Laporan: Mohammed Dahlan Kirim Tim Keamanan untuk Hapus Bukti Pembunuhan Khashoggi

Selasa, 20 Nov 2018 16:45

Boko Haram Serang 3 Pangkalan Militer di Timur Laut Nigeria Selama Akhir Pekan

Boko Haram Serang 3 Pangkalan Militer di Timur Laut Nigeria Selama Akhir Pekan

Selasa, 20 Nov 2018 16:00

[Video] Islam Solusi untuk Peradaban Dunia

[Video] Islam Solusi untuk Peradaban Dunia

Selasa, 20 Nov 2018 15:35

Mengaku Tuhan, Kemenag: Aliran Shinsei Bukkyo Tak Terdaftar

Mengaku Tuhan, Kemenag: Aliran Shinsei Bukkyo Tak Terdaftar

Selasa, 20 Nov 2018 15:34

Politik Bumi Hangus Jokowi

Politik Bumi Hangus Jokowi

Selasa, 20 Nov 2018 15:00

Brimob Jangan Buka Pintu Kolusi

Brimob Jangan Buka Pintu Kolusi

Selasa, 20 Nov 2018 14:40

KOPI DIGITAL (1): Sukses Gelar Training 1000 Peserta Cyber Marketing, miliki 8 produknya

KOPI DIGITAL (1): Sukses Gelar Training 1000 Peserta Cyber Marketing, miliki 8 produknya

Selasa, 20 Nov 2018 10:43

Hamas: Pasukan Khusus Israel yang Menyusup ke Gaza Berusaha Pasang Peralatan Mata-mata

Hamas: Pasukan Khusus Israel yang Menyusup ke Gaza Berusaha Pasang Peralatan Mata-mata

Selasa, 20 Nov 2018 10:00

Rabu, Kamis, & Jum'at Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rabi’ul Awal 1440 H

Rabu, Kamis, & Jum'at Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rabi’ul Awal 1440 H

Selasa, 20 Nov 2018 09:00

Ketua Umum MUI Sumbar Haramkan Muslim Pilih Partai Penolak Perda Syariah

Ketua Umum MUI Sumbar Haramkan Muslim Pilih Partai Penolak Perda Syariah

Selasa, 20 Nov 2018 07:19

Kepsek Melecehkan, Perempuan Jadi Korban

Kepsek Melecehkan, Perempuan Jadi Korban

Selasa, 20 Nov 2018 01:57

Ngaku Cinta Nabi SAW, Buktikan!

Ngaku Cinta Nabi SAW, Buktikan!

Selasa, 20 Nov 2018 01:49

Menhan Turki: Bagian Mayat Khashoggi Kemungkinan Diseludupkan Keluar Turki

Menhan Turki: Bagian Mayat Khashoggi Kemungkinan Diseludupkan Keluar Turki

Senin, 19 Nov 2018 21:15

Rasulullah Wafat pada Senin 12 Rabi'ul Awal, Apa yang Beliau Siapkan?

Rasulullah Wafat pada Senin 12 Rabi'ul Awal, Apa yang Beliau Siapkan?

Senin, 19 Nov 2018 21:03

AS Mengakui Taliban Tidak Kalah dalam Perang di Afghanistan

AS Mengakui Taliban Tidak Kalah dalam Perang di Afghanistan

Senin, 19 Nov 2018 20:45

Penelitian Mengungkapkan 70 Persen Pernyataan Politisi Israel Bohong, Netanyahu di Posisi Teratas

Penelitian Mengungkapkan 70 Persen Pernyataan Politisi Israel Bohong, Netanyahu di Posisi Teratas

Senin, 19 Nov 2018 20:30


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 20/11/2018 01:49

Ngaku Cinta Nabi SAW, Buktikan!