Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.737 views

Utopia

Oleh: Evi Rakhmawati Wardhani (Anggota Komunitas Ideowriter)

“Duh, masalah politik lagi. Aku ga mau ikut-ikutan ah, politik itu kotor”
“Ngapain ngurusin masalah politik? Buat makan besok aja puyeng”

Kalimat-kalimat ini tentunya tak asing di telinga kita. Sering kali kalimat-kalimat tersebut terlontar begitu saja oleh teman dan orangtua ketika menonton atau membaca berita yang berhubungan dengan politik. Munculnya komentar seperti ini tidak bisa disalahkan sepenuhnya. Faktanya, memang politik yang kita saksikan sekarang itu kotor, penuh dengan tipuan, trik, uang, dsb. Hal ini muncul justru karena Islam telah dipisahkan dari pengaturan politik itu sendiri.

“Ah, kalau lagi bahas politik, jangan bawa-bawa agama. Agama itu suci, politik itu kotor...tidak pantas bersanding”

“Kalau agama dibawa ke ranah politik, pastilah yang terjadi perpecahan”

“Ini kan bukan negara Islam, kalau Islam yang dipakai dalam politik nanti jadi otoriter”

Kalimat-kalimat ini lebih sering dipakai oleh para tokoh yang pro dengan pemisahan Islam dari politik. Sama sekali tidak terbersit dalam benak mereka bahwa Islam pernah dipakai mengatur sebuah negara super power. Bukan hanya oleh bani Umayyah, bukan juga bani Utsmaniyyah yang mereka jabarkan di buku-buku sejarah sebagai rezim cinta perang, tetapi oleh Rasulullah sendiri dan para shahabat mulia yang telah mendapat jaminan surga dari Allah. Kesuksesan Rasulullah dan para sahabat –meski bukan berarti tanpa cacat-mengatur sebuah negara berlandaskan ajaran Islam seakan hanya mimpi yang tak akan pernah bisa berulang, sebuah utopia.

Namun sungguh aneh, utopia ini menjadi hal yang menakutkan bagi mereka. Harusnya, ketika hal tersebut adalah utopia, biarkan saja orang-orang yang memperjuangkannya. Toh hanya sebuah utopia, mustahil menjadi kenyataan. Mengapa tidak membiarkan orang-orang yang menyuarakan utopia ini memeluk mimpinya erat-erat. Selama tidak mengganggu, selama tidak dengan kekerasan mengapa harus pusing dengan utopia?

Sungguh mengherankan ketika para politikus yang melabeli sistem politik Islam dengan label utopia berusaha sekuat mungkin menghancurkan kelompok-kelompok pemimpi itu. Bukankah itu berarti mereka adalah orang yang paling percaya bahwa itu bukan sekedar mimpi di siang bolong, tetapi mimpi itu sangat mungkin menjadi kenyataan.

Teringat kisah kaum Quraisy yang sibuk melabeli Rasulullah dengan label-label buruk agar tidak seorang pun mempercayai ucapan Rasulullah. Namun mereka kebingungan label apa yang paling tepat disematkan pada pengacau Makkah ini. Label penyihir tak tepat karena ucapan-ucapan Muhammad tidak sama seperti mantra-mantra tukang sihir. Label penyair pun tidak bisa karena yang diucapkan Rasulullah bukanlah syair. Bagaimana dengan pembohong atau gila? Semua kabilah di Makkah tahu bahwa Muhammad tidak gila dan bukan pembohong.

Lalu apa? Mereka kebingungan. Kenapa sejatinya mereka bingung bila apa yang disampaikan oleh Muhammad adalah sebuah khayalan? Tentu banyak orang yang tak akan percaya dengan bualan itu. Tetapi mereka makin khawatir karena apa yang disampaikan Rasulullah adalah sebuah kebenaran. Kebenaran itu tak sampai menyentuh hati petinggi-petinggi kaum Quraisy karena kesombongan mereka.

Tidakkah para politikus ini belajar dari kesalahan kaum Quraisy? Setidaknya belajar sebagai seorang muslim, sudah sewajarnyalah mereka menerapkan aturan-aturan Islam dalam kehidupan bernegara. Sangat wajar bila mereka mengakui keberadaan Allah dalam sistem politik di negeri ini. Kita tentunya percaya betul, apa yang diturunkan Allah baik dalam Al-Qur’an maupun As-Sunnah merupakan petunjuk hidup di dunia yang tidak hanya perlu dibaca dan diresapi tetapi juga perlu diterapkan. Tentu kita percaya betul bahwa aturan-aturan yang Allah turunkan tidak mungkin menzhalimi pemeluk agama lain.

Sebagai sebuah sistem agung yang diturunkan langsung oleh Sang Pencipta manusia, sistem politik Islam pasti akan menyelesaikan problematika negeri ini. Yang jadi masalah, kita mau percaya atau tidak? [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Mushalla di Pelosok Butuh Biaya Renovasi 20 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Mushalla di Pelosok Butuh Biaya Renovasi 20 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini sudah sangat rapuh dan tidak layak, harus direnovasi total. Mari sisihkan harta, amal jariyah, pahalanya terus mengalir tak terbatas umur, bonus property abadi di Surga...

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Latest News
Peti Mati Donald Trump Diarak Pakai Becak

Peti Mati Donald Trump Diarak Pakai Becak

Kamis, 14 Dec 2017 08:26

Innalillahi, AM Fatwa Berpulang

Innalillahi, AM Fatwa Berpulang

Kamis, 14 Dec 2017 07:04

My Teacher is My Hero (Bagian 2-Selesai)

My Teacher is My Hero (Bagian 2-Selesai)

Kamis, 14 Dec 2017 04:55

Keong Sawah Pengganti Daging Sapi, Inikah Solusi?

Keong Sawah Pengganti Daging Sapi, Inikah Solusi?

Rabu, 13 Dec 2017 23:33

Palang Merah Internasional: Kehidupan 'Terhenti' di Rakhine Myanmar

Palang Merah Internasional: Kehidupan 'Terhenti' di Rakhine Myanmar

Rabu, 13 Dec 2017 22:45

Dr Moeflich Hasbullah: Hilang Wibawa, Lebih Baik ICMI Membubarkan Diri

Dr Moeflich Hasbullah: Hilang Wibawa, Lebih Baik ICMI Membubarkan Diri

Rabu, 13 Dec 2017 21:28

Islamic State (IS) Serang Barak Militer di Mosul tewaskan 13 Milisi Syi'ah Irak

Islamic State (IS) Serang Barak Militer di Mosul tewaskan 13 Milisi Syi'ah Irak

Rabu, 13 Dec 2017 21:25

Pemimpin Dunia Muslim Desak Masyarakat Internasional Akui Yerusalem sebagai Ibukota Palestina

Pemimpin Dunia Muslim Desak Masyarakat Internasional Akui Yerusalem sebagai Ibukota Palestina

Rabu, 13 Dec 2017 21:07

LUIS: Halangi Pengajian adalah Sikap Intoleran

LUIS: Halangi Pengajian adalah Sikap Intoleran

Rabu, 13 Dec 2017 20:39

VIDEO: Laskar Umat Islam Surakarta Datangi Penerbit Yudhistira

VIDEO: Laskar Umat Islam Surakarta Datangi Penerbit Yudhistira

Rabu, 13 Dec 2017 17:28

My Teacher is My Hero (Bagian-1)

My Teacher is My Hero (Bagian-1)

Rabu, 13 Dec 2017 15:50

MUI Serukan Bela Palestina

MUI Serukan Bela Palestina

Rabu, 13 Dec 2017 10:29

Ustadz Zaitun Rasmin: Mujahid Indonesia Akan Ikut Bela Al-Aqsha

Ustadz Zaitun Rasmin: Mujahid Indonesia Akan Ikut Bela Al-Aqsha

Rabu, 13 Dec 2017 10:12

Pemuda Muhammadiyah Gelar, 2017 Asia Pacific Interfaith Youth Peace Camp

Pemuda Muhammadiyah Gelar, 2017 Asia Pacific Interfaith Youth Peace Camp

Rabu, 13 Dec 2017 10:01

Oposisi-Koalisi, Undang Konflik!

Oposisi-Koalisi, Undang Konflik!

Selasa, 12 Dec 2017 22:15

Turki Kritik Reaksi Lemah Negara Arab Terkait Masalah Yerusalem

Turki Kritik Reaksi Lemah Negara Arab Terkait Masalah Yerusalem

Selasa, 12 Dec 2017 21:55

Militer Afghanistan Bersiap Lancarkan Operasi Besar Terhadap Islamic State (IS) di 3 Provinsi

Militer Afghanistan Bersiap Lancarkan Operasi Besar Terhadap Islamic State (IS) di 3 Provinsi

Selasa, 12 Dec 2017 21:30

3 Tentara Afghanistan Tewas dalam SeranganTaliban di Pos Militer di Ghazni

3 Tentara Afghanistan Tewas dalam SeranganTaliban di Pos Militer di Ghazni

Selasa, 12 Dec 2017 21:05

Protes Keputusan Trump, Demonstran Chili: Yerusalem Adalah Palestina

Protes Keputusan Trump, Demonstran Chili: Yerusalem Adalah Palestina

Selasa, 12 Dec 2017 16:34

Liberalisasi Listrik membuat Rakyat makin Tercekik

Liberalisasi Listrik membuat Rakyat makin Tercekik

Selasa, 12 Dec 2017 13:24


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X