Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.901 views

Utopia

Oleh: Evi Rakhmawati Wardhani (Anggota Komunitas Ideowriter)

“Duh, masalah politik lagi. Aku ga mau ikut-ikutan ah, politik itu kotor”
“Ngapain ngurusin masalah politik? Buat makan besok aja puyeng”

Kalimat-kalimat ini tentunya tak asing di telinga kita. Sering kali kalimat-kalimat tersebut terlontar begitu saja oleh teman dan orangtua ketika menonton atau membaca berita yang berhubungan dengan politik. Munculnya komentar seperti ini tidak bisa disalahkan sepenuhnya. Faktanya, memang politik yang kita saksikan sekarang itu kotor, penuh dengan tipuan, trik, uang, dsb. Hal ini muncul justru karena Islam telah dipisahkan dari pengaturan politik itu sendiri.

“Ah, kalau lagi bahas politik, jangan bawa-bawa agama. Agama itu suci, politik itu kotor...tidak pantas bersanding”

“Kalau agama dibawa ke ranah politik, pastilah yang terjadi perpecahan”

“Ini kan bukan negara Islam, kalau Islam yang dipakai dalam politik nanti jadi otoriter”

Kalimat-kalimat ini lebih sering dipakai oleh para tokoh yang pro dengan pemisahan Islam dari politik. Sama sekali tidak terbersit dalam benak mereka bahwa Islam pernah dipakai mengatur sebuah negara super power. Bukan hanya oleh bani Umayyah, bukan juga bani Utsmaniyyah yang mereka jabarkan di buku-buku sejarah sebagai rezim cinta perang, tetapi oleh Rasulullah sendiri dan para shahabat mulia yang telah mendapat jaminan surga dari Allah. Kesuksesan Rasulullah dan para sahabat –meski bukan berarti tanpa cacat-mengatur sebuah negara berlandaskan ajaran Islam seakan hanya mimpi yang tak akan pernah bisa berulang, sebuah utopia.

Namun sungguh aneh, utopia ini menjadi hal yang menakutkan bagi mereka. Harusnya, ketika hal tersebut adalah utopia, biarkan saja orang-orang yang memperjuangkannya. Toh hanya sebuah utopia, mustahil menjadi kenyataan. Mengapa tidak membiarkan orang-orang yang menyuarakan utopia ini memeluk mimpinya erat-erat. Selama tidak mengganggu, selama tidak dengan kekerasan mengapa harus pusing dengan utopia?

Sungguh mengherankan ketika para politikus yang melabeli sistem politik Islam dengan label utopia berusaha sekuat mungkin menghancurkan kelompok-kelompok pemimpi itu. Bukankah itu berarti mereka adalah orang yang paling percaya bahwa itu bukan sekedar mimpi di siang bolong, tetapi mimpi itu sangat mungkin menjadi kenyataan.

Teringat kisah kaum Quraisy yang sibuk melabeli Rasulullah dengan label-label buruk agar tidak seorang pun mempercayai ucapan Rasulullah. Namun mereka kebingungan label apa yang paling tepat disematkan pada pengacau Makkah ini. Label penyihir tak tepat karena ucapan-ucapan Muhammad tidak sama seperti mantra-mantra tukang sihir. Label penyair pun tidak bisa karena yang diucapkan Rasulullah bukanlah syair. Bagaimana dengan pembohong atau gila? Semua kabilah di Makkah tahu bahwa Muhammad tidak gila dan bukan pembohong.

Lalu apa? Mereka kebingungan. Kenapa sejatinya mereka bingung bila apa yang disampaikan oleh Muhammad adalah sebuah khayalan? Tentu banyak orang yang tak akan percaya dengan bualan itu. Tetapi mereka makin khawatir karena apa yang disampaikan Rasulullah adalah sebuah kebenaran. Kebenaran itu tak sampai menyentuh hati petinggi-petinggi kaum Quraisy karena kesombongan mereka.

Tidakkah para politikus ini belajar dari kesalahan kaum Quraisy? Setidaknya belajar sebagai seorang muslim, sudah sewajarnyalah mereka menerapkan aturan-aturan Islam dalam kehidupan bernegara. Sangat wajar bila mereka mengakui keberadaan Allah dalam sistem politik di negeri ini. Kita tentunya percaya betul, apa yang diturunkan Allah baik dalam Al-Qur’an maupun As-Sunnah merupakan petunjuk hidup di dunia yang tidak hanya perlu dibaca dan diresapi tetapi juga perlu diterapkan. Tentu kita percaya betul bahwa aturan-aturan yang Allah turunkan tidak mungkin menzhalimi pemeluk agama lain.

Sebagai sebuah sistem agung yang diturunkan langsung oleh Sang Pencipta manusia, sistem politik Islam pasti akan menyelesaikan problematika negeri ini. Yang jadi masalah, kita mau percaya atau tidak? [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
Jet dan Tank Tempur Israel Serang 6 Lokasi di Jalur Gaza yang Dikuasai Hamas

Jet dan Tank Tempur Israel Serang 6 Lokasi di Jalur Gaza yang Dikuasai Hamas

Ahad, 18 Feb 2018 10:44

Jangankan Bawaslu, Kemenag Saja Tidak Bisa Atur Isi Ceramah (Islam)

Jangankan Bawaslu, Kemenag Saja Tidak Bisa Atur Isi Ceramah (Islam)

Sabtu, 17 Feb 2018 21:55

Pakistan Vonis Mati Terdakwa Pemerkosa dan Pembunuh Gadis Cilik Zainab Ansari

Pakistan Vonis Mati Terdakwa Pemerkosa dan Pembunuh Gadis Cilik Zainab Ansari

Sabtu, 17 Feb 2018 21:38

Bawaslu Awasi ASN, TNI, dan Polri, bukan Ceramah!

Bawaslu Awasi ASN, TNI, dan Polri, bukan Ceramah!

Sabtu, 17 Feb 2018 20:25

Salam Jari dari Bui, Kisah Wartawan Ranu Lolos dari Kriminalisasi

Salam Jari dari Bui, Kisah Wartawan Ranu Lolos dari Kriminalisasi

Sabtu, 17 Feb 2018 14:13

Gubernur NTB Dijadwalkan Buka Mukernas Forum Jurnalis Muslim di Mataram

Gubernur NTB Dijadwalkan Buka Mukernas Forum Jurnalis Muslim di Mataram

Sabtu, 17 Feb 2018 13:13

Bidik Konsumen Muslim, 212 Mart Hadir di Karanganyar

Bidik Konsumen Muslim, 212 Mart Hadir di Karanganyar

Sabtu, 17 Feb 2018 12:36

Petempur Nouruddin Al-Zinki Tembak Mati Seorang Komandan Terkemuka HTS di Utara Suriah

Petempur Nouruddin Al-Zinki Tembak Mati Seorang Komandan Terkemuka HTS di Utara Suriah

Sabtu, 17 Feb 2018 10:35

AS Minta Malaysia Tidak Ekstradisi 11 Muslim Uighur ke Cina

AS Minta Malaysia Tidak Ekstradisi 11 Muslim Uighur ke Cina

Sabtu, 17 Feb 2018 09:25

Pasukan Turki dan FSA Rebut Desa Durakli di Utara Afrin dari Komunis Kurdi

Pasukan Turki dan FSA Rebut Desa Durakli di Utara Afrin dari Komunis Kurdi

Jum'at, 16 Feb 2018 21:45

Taliban Serukan Dialog dalam Surat Terbaru kepada Bangsa Amerika

Taliban Serukan Dialog dalam Surat Terbaru kepada Bangsa Amerika

Jum'at, 16 Feb 2018 21:30

Pasukan Pakistan Hancurkan Pos Militer India di Kashmir, Tewaskan 5 Tentara

Pasukan Pakistan Hancurkan Pos Militer India di Kashmir, Tewaskan 5 Tentara

Jum'at, 16 Feb 2018 21:05

[VIDEO] Alhamduillah, Ma'idaturrahmah 16 Feb 2018 serahkan 170 Paket

[VIDEO] Alhamduillah, Ma'idaturrahmah 16 Feb 2018 serahkan 170 Paket

Jum'at, 16 Feb 2018 18:40

Penjara Kejam Guantanamo Siap Ambil Tahanan Baru, Kemungkinan Besar Anggota IS

Penjara Kejam Guantanamo Siap Ambil Tahanan Baru, Kemungkinan Besar Anggota IS

Jum'at, 16 Feb 2018 15:45

Turki Ekstradisi Salah Satu Pemimpin Tertinggi Islamic State (IS) ke Irak

Turki Ekstradisi Salah Satu Pemimpin Tertinggi Islamic State (IS) ke Irak

Jum'at, 16 Feb 2018 14:37

Keluarga Dinilai Berhak Tahu Penyebab Kematian Muhammad Jefri

Keluarga Dinilai Berhak Tahu Penyebab Kematian Muhammad Jefri

Jum'at, 16 Feb 2018 11:32

Internasionalisasi Haji Dinilai Bahayakan Umat Islam

Internasionalisasi Haji Dinilai Bahayakan Umat Islam

Jum'at, 16 Feb 2018 11:28

MIUMI: Tolak Intervensi Asing dalam RUU KUHP

MIUMI: Tolak Intervensi Asing dalam RUU KUHP

Jum'at, 16 Feb 2018 11:16

Gerindra Menentang Keras Pengaturan Ceramah oleh Bawaslu menjelang Pilkada

Gerindra Menentang Keras Pengaturan Ceramah oleh Bawaslu menjelang Pilkada

Kamis, 15 Feb 2018 22:53

SOHR: 15 Tentara Bayaran Rusia Tewas Akibat Ledakan di Sebuah Gudang Senjata di Suriah

SOHR: 15 Tentara Bayaran Rusia Tewas Akibat Ledakan di Sebuah Gudang Senjata di Suriah

Kamis, 15 Feb 2018 22:05


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X