Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.248 views

Perppu Ormas Perlu Dikaji Ulang

Oleh: Abdus Salam (Pusat Kajian dan Analisis Data)

Keberadaan Perppu No 2 tahun 2017 dianggap sesuatu yang sangat krusial. Ada berbagai pertimbangan sebagai landasan lahirnya produk legislasi ini. Baik pertimbangan yang bersifat politis maupun ideologis. Isu krusial terbaru yang bersinggungan dengan masalah Perppu adalah munculnya fenomena pidato salah seorang petinggi parpol yang menimbulkan potensi persoalan hukum.

Secara historis, rekomendasi produk legislasi ini muncul sebagai respon terhadap situasi nasional maupun internasional. Catatan situasi nasional berkaitan dengan kontestasi pemilihan serentak dalam jangka waktu dekat. Catatan situasi internasional berkaitan dengan situasi regional yang dianggap sebagai sebuah ancaman yang mengkhawatirkan. Terdapat sebuah lembaga yang dianggap kredibel memberikan informasi sebagai masukan merumuskan berbagai kebijakan.

Terutama berkaitan dengan isu-isu seputar terorisme dan radikalisme. Beberapa peristiwa terorisme yang terjadi di Filipina dan Indonesia adalah beberapa catatan yang dianggap sangat penting dalam konteks ini. IPAC Report No 38 yang berjudul Marawi, The “East Asia Wilayah” And Indonesia, 21 July 2017 di situs http://www.understandingconflict.org/en.html adalah catatan penting yang menjadi sumber sangat dipertimbangkan.

Di tengah proses panjang revisi UU Terorisme yang belum tuntas, Perppu No 2 tahun 2017 menjadi alternatif legal yang dianggap mampu mengisi kekosongan atau kelemahan “law of enforcement” dalam konteks yang dimaksud.

Momentum kehadiran Perppu Ormas tersebut juga didukung oleh penguatan pengarustamaan Islam Nusantara secara masif yang dianggap kompatible untuk menyokong pilar-pilar negara. Sebaliknya berhasil menegasikan ancaman “islam transnasional”  yang dialamatkan kepada kelompok-kelompok islam radikal. Bahaya ancaman “islam transnasional” telah mampu menjadi “collective phobia” bahkan “common enemy” melebihi sumber problem sistemik kebijakan karena liberalisasi dan imperialisasi yang dianggap masih dalam batas rasional dan keniscayaan dalam situasi global. 

Salah satu kesalahan tafsir mendeskripsikan bahaya ancaman “islam transnasional” diantaranya adalah dengan menyebut representasinya terhadap ISIS maupun JI. Tanpa mengurai perbedaan latar dan motif serta posisinya dalam interelasi konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Secara anatomis persoalan, ini sangat berbeda dengan kebangkitan islam peradaban yang ditunjukkan salah satunya peta perubahan demografi masuknya banyak orang barat menjadi seorang muslim.

Termasuk perubahan masif kesadaran islam kaum muslimin terhadap ajaran islam sebagai sebuah sistem kehidupan yang integral dan terperinci. Sebagaimana dipahami, trend kekinian menunjukkan bahwa kebangkitan islam peradaban pintunya melalui dialog tanpa melalui kekerasan. Sementara kasus ISIS maupun JI di Timur Tengah lebih dominan sebagai persoalan respon dari interelasi dominasi politik negara-negara satelit (negeri-negeri muslim) oleh negara-negara adi daya.

Dimana negeri-negeri muslim kebanyakan masih menjadi obyek dari berbagai kebijakan ketimbang menjadi subyek pengambilan keputusan penting dalam konstelasi politik global. Menggeneralisir ancaman terhadap ISIS atau JI sebagai representasi ancaman “islam transnasional” adalah bentuk simplikasi persoalan dan kegagalan mendiagnosa persoalan secara detil. Atau karena memang kuatnya kooptasi paradigma tunggal yang dikembangkan oleh barat dalam melihat dan mengurai akar persoalan terorisme dan radikalisme di dunia. Sebagaimana paradigma yang berkembang di kalangan intelektual “obyektifitas adalah subyektifitas yang dirasionalisasi”.

Perppu Ormas dalam konteks ini lebih menonjol keterkaitannya dengan paradigma WOT (War On Terrorism) ketimbang berkaitan dengan prinsip pengelolaan kehidupan ormas dalam civil society yang mengacu pada UU Ormas No 17 tahun 2013. Sehingga sangat mungkin berpotensi menjadi alat yang “abuse of power” karena adanya kewenangan dan tafsir tunggal. Ini bukan saja sangat berbahaya bagi lawan-lawan politik tetapi juga menjadi bumerang bagi status quo pasca tidak berkuasa lagi.

Perlu kajian dampak terhadap implementasi Perppu Ormas ini bagi kesinambungan kehidupan masyarakat sipil yang mengedepankan suasana dialog daripada kebijakan dengan pendekatan kekuasaan. Kasus pidato salah seorang tokoh parpol dikhawatirkan akan menjadi preseden buruk dalam membangun kultur sosial politik yang akan mengancam disintegrasi bangsa.

Belum disahkan melalui voting DPR saja,  Perppu Ormas bisa menjadi alat legitimasi untuk menjudge seseorang atau kelompok apalagi jika sudah disahkan. Maka akan banyak korban yang berpotensi mencederai dan melanggar HAM masyarakat sipil. Munculnya statement bahwa kebebasan berpendapat untuk mengkritisi maupun menolak Perppu yang dianggap sebagai kroni HTI sebagai korban implementasi Perppu adalah indikasi lain benih-benih kultur disintegrasi yang membahayakan NKRI.

Jika ini yang terjadi maka keberadaan Perppu Ormas perlu dikaji ulang keberadaannya karena narasi argumentasinya yang berpotensi sangat tendensius dan kurang komprehensif. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

Latest News
Ramadan, Momen Mendadak Islami?

Ramadan, Momen Mendadak Islami?

Kamis, 24 May 2018 23:46

Bom Bunuh Diri Itu Jahat Bukan Jihad!

Bom Bunuh Diri Itu Jahat Bukan Jihad!

Kamis, 24 May 2018 23:29

Video AADC, Eksperimen Sosial Menepis Salah Paham tentang Cadar

Video AADC, Eksperimen Sosial Menepis Salah Paham tentang Cadar

Kamis, 24 May 2018 22:55

Militer Filipina: Abu Dzar Pemimpin Baru Kelompok Maute yang Terinspirasi IS

Militer Filipina: Abu Dzar Pemimpin Baru Kelompok Maute yang Terinspirasi IS

Kamis, 24 May 2018 21:15

Penyelidik Internasional Sebut Rudal Militer Rusia Jatuhkan Pesawat Penumpang Malaysia MH17

Penyelidik Internasional Sebut Rudal Militer Rusia Jatuhkan Pesawat Penumpang Malaysia MH17

Kamis, 24 May 2018 19:15

Video Hot Interview 1: Sang Alang Pencipta Lagu #2019GantiPresiden

Video Hot Interview 1: Sang Alang Pencipta Lagu #2019GantiPresiden

Kamis, 24 May 2018 18:47

Rezim Assad Tukar Tentara Mereka yang Ditangkap Penduduk Shuhail dengan Sapi dan Domba

Rezim Assad Tukar Tentara Mereka yang Ditangkap Penduduk Shuhail dengan Sapi dan Domba

Kamis, 24 May 2018 18:45

Liga Arab Putuskan Hubungan dengan Guatemala Menyusul Pemindahan Kedutaan ke Tel Aviv

Liga Arab Putuskan Hubungan dengan Guatemala Menyusul Pemindahan Kedutaan ke Tel Aviv

Kamis, 24 May 2018 17:35

Interview Zaki (2): Terungkap, Dalam 2 jam Facebook Langsung Blokir Film 'Cadar'

Interview Zaki (2): Terungkap, Dalam 2 jam Facebook Langsung Blokir Film 'Cadar'

Kamis, 24 May 2018 16:04

Tokoh Tionghoa Bentuk Forum Aspirasi Rakyat #2019GantiPresiden

Tokoh Tionghoa Bentuk Forum Aspirasi Rakyat #2019GantiPresiden

Kamis, 24 May 2018 13:26

Soal 'Ulama Jadi Babi', Habib Jafar Al-Attas Penuhi Panggilan Panwaslu

Soal 'Ulama Jadi Babi', Habib Jafar Al-Attas Penuhi Panggilan Panwaslu

Kamis, 24 May 2018 13:12

LPAI: Menstigma Anak Terduga Teroris Langgar UU

LPAI: Menstigma Anak Terduga Teroris Langgar UU

Kamis, 24 May 2018 13:00

Palestina Diterima Bergabung dalam 2 Organisasi Besar PBB

Palestina Diterima Bergabung dalam 2 Organisasi Besar PBB

Kamis, 24 May 2018 12:15

Achmad Michdan: 18 Tahun Saya Dampingi Pelaku Terorisme, Tak Ada Motivasi Mereka Rebut Kekuasaan

Achmad Michdan: 18 Tahun Saya Dampingi Pelaku Terorisme, Tak Ada Motivasi Mereka Rebut Kekuasaan

Kamis, 24 May 2018 09:48

Ikuti Baksos Gratis Cek Kesehatan, USG dan Hapus Tato di Az Zikra

Ikuti Baksos Gratis Cek Kesehatan, USG dan Hapus Tato di Az Zikra

Kamis, 24 May 2018 09:07

Ketua GNPF Ulama: Kenapa Aparat Tak Ada yang Diberi Sanksi? Kalau Begitu Saya Mau Dong Jadi Kapolda

Ketua GNPF Ulama: Kenapa Aparat Tak Ada yang Diberi Sanksi? Kalau Begitu Saya Mau Dong Jadi Kapolda

Kamis, 24 May 2018 08:30

Masyarakat Punya Saringan Sendiri Memilih Mubaligh

Masyarakat Punya Saringan Sendiri Memilih Mubaligh

Kamis, 24 May 2018 07:25

Kepala BIN dan Wakapolri Didesak Mundur dari Pengurusan Dewan Masjid Indonesia

Kepala BIN dan Wakapolri Didesak Mundur dari Pengurusan Dewan Masjid Indonesia

Kamis, 24 May 2018 05:36

[VIDEO] Indonesia Halal Watch: Sate Senayan Belum Bersertifikat Halal

[VIDEO] Indonesia Halal Watch: Sate Senayan Belum Bersertifikat Halal

Kamis, 24 May 2018 03:11

Ketua GNPF Ulama Sebut Teror Bom Sama dengan Balapan Liar

Ketua GNPF Ulama Sebut Teror Bom Sama dengan Balapan Liar

Kamis, 24 May 2018 02:46


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X