Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.405 views

Menggugat Pers Anti Islam!

Oleh: Umar Syarifudin  

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menginginkan media massa bersikap independen. Ia juga mendukung Dewan Pers yang berencana menertibkan media yang selama ini melakukan pemberitaan yang tidak benar. "Ini harus ditertibkan, jangan sampai masyarakat tidak peduli lagi terhadap media lantaran ulah media sendiri," kata Zulkifli Hasan dalam rilis, Senin.Sebelumnya, Dewan Pers menerima sebanyak 750 pengaduan dari masyarakat terkait media massa selama 2016, 90 persen dari pengaduan tersebut untuk media arus utama dan sisanya media abal-abal. "Sebagian besar dari masyarakat, nomor dua dari birokrasi," ujar Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo di Jakarta, Rabu (4/1). (republika.co.id 10/1/17)

Catatan Kritis

Ada udang di balik batu kondisi pers saat ini. Di tengah derasnya arus informasi, media menjadi mesin propaganda dan hegemoni.  Hal ini disengaja untuk menciptakan satu opini besar demi memalingkan rakyat dari fakta sebenarnya. Konglomerasi yang terjadi pada media pun semakin menunjukan bahwa kebenaran itu bersifat nisbi. Uang dan kepentingan di atas segalanya. Meski berjuluk media kredibel, namun terkadang pemberitaannya miring. Apalagi jika digunakan untuk menyerang Islam dan umatnya. Ideologi kapitalisme telah menjadi simbol media.

Simbol kapitalisme yang paling menonjol adalah media massa. Mayoritas orang mendapatkan pandangannya terhadap dunia dari kacamata media. Kita akan sangat sulit melawan begitu gencarnya opini yang diciptakan secara linear dan tidak ada satu pembanding. Kalau kita mencari sesuatu dan melemparkan satu counter opini saja, habis-habisan dibabat. Kita menghadapi satu leburan isu yang terus menerus secara berkesinambungan disampaikan kepada publik.Demokrasi selalu menerapkan kebebasan berekspresi tebang pilih.       

Ketika dicermati secara seksama, media massa nasional tidak dimiliki oleh satu entitas yang homogen (monolitik) yang memiliki agenda yang sama dalam menyebarkan pandangannya. Sebaliknya, ada beberapa faksi yang saling bersaing untuk meningkatkan jumlah audiensnya dan mencapai nilai komersial. Terkonsentrasinya jumlah kepemilikan terhadap media menghasilkan sistem yang bekerja untuk mempromosikan sekulerisme dan nilai-nilai komersial. Kita akan bisa membaca kecenderungan pemberitaan media massa dewasa ini. Pendangkalan informasi bisa kita lihat sebagai kecenderungan umum yang dilakukan oleh media massa. Pemilihan berita-beritanya dilakukan atas pertimbangan mengganggu kepentingan pemilik modal atau tidak, sesuai kebutuhan pasar atau tidak. Pasar menjadi kuasa dan segalanya.

...Di tengah derasnya arus informasi, media menjadi mesin propaganda dan hegemoni.  Hal ini disengaja untuk menciptakan satu opini besar demi memalingkan rakyat dari fakta sebenarnya...

Media massapragmatis, harus "menawarkan diri" kepada pembaca serta pemasang iklan untuk mempertahankan kehidupannya. Untuk itu, dilakukanlah kompromi-kompromi. Berita sudah tidak murni sebagai informasi innocent, melainkan sudah mengalami polesan promotif, baik dari pengusaha bahkan politisi dan merembes ke selebritas. Sisi lemah ini kemudian dijadikan alat oleh siapa pun, termasuk untuk membuat orang tak dikenal menjadi terkenal, bahkan untuk menjadikan mereka seolah sebagai "pahlawan".

Seseorang yang tadinya bukan apa-apa tiba-tiba bisa meroket namanya di kancah politik, misalnya, lebih karena kemampuannya "mendekati" media massa untuk membangun citra dirinya. Ranah politik praktis di Indonesia dengan karakteristiknya yang hingar-bingar, tak memerlukan kedalaman berpikir, sangat membuka peluang hadirnya tokoh-tokoh dadakan seperti itu.

Noam Chomsky dalam bukunya “Kuasa Politik Media” yang mengungkap peran propaganda media massa dalam rekayasa opini public. Para penguasa sebenarnya memiliki tujuan yang kontraproduktif dengan keinginan publik/ rakyat untuk terus melanggengkan kekuasaan. Bahkan Noam Chomsky juga mengatakan bahwa pengusaha media liberal telah mendidik orang-orang bodoh sebagai corong pengusaha dan penguasa. Hipokrasi terang-terangan yang ditunjukkan oleh tokoh-tokoh liberal seperti ini hanyalah bukti lain dari kegagalan sistem sekuler Barat. Termasuk juga menjadii penjelas mengapa semakin banyak umat Islam menolak demokrasi sekuler dan memeluk Islam sebagai sistem yang mampu menentukan masa depan politik, ekonomi, dan sosial mereka.

Menggugat Anti-Islam

Sangatlah penting untuk memahami landasan penopang media sekuler dan akar penyebab kebencian terhadap Islam. Sumber kebencian ini berlandaskan kepentingan ideologis Kapitalisme. Dasar pemikiran ini tidak hanya menolak pengaturan kehidupan oleh tuntunan wahyu tetapi juga berjuang untuk mematikan setiap usaha yang terkait dengan penerapan wahyu. Maka, sekularisme menuntut agar agama dibatasi dalam ranah privat saja. Islam, di lain pihak, sangat menentang ide seperti itu. Islam menuntut bahwa Syariah diterapkan tidak hanya di ranah privat tapi juga di lingkup publik.

Sumber pencitraan Islam yang negatif bersifat Ideologis. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa prinsip dasar Islam berlawanan dengan Kapitalisme. Dengan demikian, bisa dipahami hadirnya jurnalis yang kritis terhadap Islam, yang sekedar mengikuti trend anti-islam, atau yang  bertindak sebagai oportunis. Tidak heran apabila produk jurnalisme yang ada terkesan tidak cerdas dan penuh dengan kebingungan. Tentu saja kita tidak perlu terkejut dengan adanya media yang anti-Islam. Banyak sekali contoh bias media dalam peliputan berita.

Bukan tidak mungkin, dalam percaturan politik nasional, media massa telah dijadikan alat propaganda untuk kepentingan menyerang Syariah Islam dan umat Islam. Isu disebar dan media massa -atas nama kebebasan-melahapnya sebagai sajian berita yang dianggap layak jual. Maka korporasi media lah yang sebenarnya memiliki pengaruh terpenting dalam industri media nasional. Keberadaan opini di Indonesia yang secara umum memang tidak berpihak pada penegakan syariah Islam, akan sangat tidak logis bagi korporasi media manapun untuk mendukung penegakan syariah Islam. Ini semua menunjukkan bahwa tanpa adanya negara, akan sulit sekali untuk membentuk opini nasional.  

Secara praktis muslim harus benar-benar paham tentang Islam. Umat Islam harus berani untuk merepresentasikan Islam secara benar. Mereka harusbekerja memiliki media mereka sendiri sehingga muslim dengan berbagai latarbelakang dan keahlian mampu untuk bersatu membela Islam. Perlu juga diingat bahwa media yang kuat hanya bisa dibangun ketika masyarakat yang berideologis bernaung dibawah panji negara. Khilafah adalah solusi komprehensif untuk menjawab kebohongan media yang dikuasai oleh kaum Kapitalis. Menggugat media anti-Islam dengan terus berjuang mewujudkan kembali Khilafah Rasyidah yang akan menebarkan berkah! (riafariana/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
SOHR: Serangan Udara Rezim Assad di Kamp Yarmuk Tewaskan 6 Warga Sipil

SOHR: Serangan Udara Rezim Assad di Kamp Yarmuk Tewaskan 6 Warga Sipil

Rabu, 25 Apr 2018 21:00

Hadiri, 'Menjadi Keluarga Sakinah di Zaman Fitnah' Bersama Ust. Oemar Mita

Hadiri, 'Menjadi Keluarga Sakinah di Zaman Fitnah' Bersama Ust. Oemar Mita

Rabu, 25 Apr 2018 20:51

[VIDEO] Prosesi Pelepasan Jenazah Asy Syahid Dr Fadi Al-Batsh

[VIDEO] Prosesi Pelepasan Jenazah Asy Syahid Dr Fadi Al-Batsh

Rabu, 25 Apr 2018 20:50

Polisi Malaysia Rilis Foto Salah Satu Tersangka Pembunuh Ilmuan Palestina

Polisi Malaysia Rilis Foto Salah Satu Tersangka Pembunuh Ilmuan Palestina

Rabu, 25 Apr 2018 20:36

[VIDEO] Tim 11 Ulama Alumni 212 Ungkap Hasil Pertemuan Tertutup dengan Jokowi

[VIDEO] Tim 11 Ulama Alumni 212 Ungkap Hasil Pertemuan Tertutup dengan Jokowi

Rabu, 25 Apr 2018 20:31

Pembunuhan Kepala Politik Saleh Al-Sammad Kemunduran Besar Bagi Pemberontak Syi'ah Houtsi

Pembunuhan Kepala Politik Saleh Al-Sammad Kemunduran Besar Bagi Pemberontak Syi'ah Houtsi

Rabu, 25 Apr 2018 20:05

DDII: Anjuran Pilih Orang Islam di Masjid Tidak Masalah

DDII: Anjuran Pilih Orang Islam di Masjid Tidak Masalah

Rabu, 25 Apr 2018 19:06

UBN: Dakwah Politik Islam Di Masjid Boleh

UBN: Dakwah Politik Islam Di Masjid Boleh

Rabu, 25 Apr 2018 19:01

Ketua DDII Jabar Setuju Jangan Politisasi Masjid Jika Maknanya Seperti Ini

Ketua DDII Jabar Setuju Jangan Politisasi Masjid Jika Maknanya Seperti Ini

Rabu, 25 Apr 2018 16:57

Taliban Umumkan Ofensif Musim Semi Baru, Disebut Operasi Al-Khandaq

Taliban Umumkan Ofensif Musim Semi Baru, Disebut Operasi Al-Khandaq

Rabu, 25 Apr 2018 16:30

Jangan Tabu Membahas Politik di Masjid

Jangan Tabu Membahas Politik di Masjid

Rabu, 25 Apr 2018 14:09

[VIDEO] Terima Kasih Donatur. 130 Hidangan Maidaturrahmah 13 April 2018 telah diibagikan

[VIDEO] Terima Kasih Donatur. 130 Hidangan Maidaturrahmah 13 April 2018 telah diibagikan

Rabu, 25 Apr 2018 13:12

Munarman: Pemisahan Masjid dan Politik Itu Konsep Snouckhurgronye

Munarman: Pemisahan Masjid dan Politik Itu Konsep Snouckhurgronye

Rabu, 25 Apr 2018 11:03

SoA: Pembunuhan Dr Fadhi Ungkap Sejatinya Israel

SoA: Pembunuhan Dr Fadhi Ungkap Sejatinya Israel

Rabu, 25 Apr 2018 10:58

Wakil DPD RI Ingatkan Kondisi Keamanan Jelang Pilkada Serentak

Wakil DPD RI Ingatkan Kondisi Keamanan Jelang Pilkada Serentak

Rabu, 25 Apr 2018 09:44

Mesir Izinkan Jenazah Ilmuan Palestina Dikembalikan ke Gaza Lewat Perbatasannya

Mesir Izinkan Jenazah Ilmuan Palestina Dikembalikan ke Gaza Lewat Perbatasannya

Rabu, 25 Apr 2018 09:35

Politisasi Masjid Harus Dijelaskan Dulu Maknanya

Politisasi Masjid Harus Dijelaskan Dulu Maknanya

Rabu, 25 Apr 2018 09:13

MUI: Jangan Sampai Antipolitisasi Masjid Guna Lancarkan Kampanye Politik di Rumah Ibadah Non-muslim

MUI: Jangan Sampai Antipolitisasi Masjid Guna Lancarkan Kampanye Politik di Rumah Ibadah Non-muslim

Rabu, 25 Apr 2018 08:49

Pemerintah akan Datangkan Dosen Asing dengan Gaji Rp. 39-65 Juta

Pemerintah akan Datangkan Dosen Asing dengan Gaji Rp. 39-65 Juta

Rabu, 25 Apr 2018 08:15

Diduga Tidak Adil, PP KAMMI: Copot Direktur Utama PT Telkom Indonesia

Diduga Tidak Adil, PP KAMMI: Copot Direktur Utama PT Telkom Indonesia

Rabu, 25 Apr 2018 08:15


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Senin, 23/04/2018 23:55

Miras Menggurita, Generasi Menderita!