Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.768 views

Menggugat Pers Anti Islam!

Oleh: Umar Syarifudin  

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menginginkan media massa bersikap independen. Ia juga mendukung Dewan Pers yang berencana menertibkan media yang selama ini melakukan pemberitaan yang tidak benar. "Ini harus ditertibkan, jangan sampai masyarakat tidak peduli lagi terhadap media lantaran ulah media sendiri," kata Zulkifli Hasan dalam rilis, Senin.Sebelumnya, Dewan Pers menerima sebanyak 750 pengaduan dari masyarakat terkait media massa selama 2016, 90 persen dari pengaduan tersebut untuk media arus utama dan sisanya media abal-abal. "Sebagian besar dari masyarakat, nomor dua dari birokrasi," ujar Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo di Jakarta, Rabu (4/1). (republika.co.id 10/1/17)

Catatan Kritis

Ada udang di balik batu kondisi pers saat ini. Di tengah derasnya arus informasi, media menjadi mesin propaganda dan hegemoni.  Hal ini disengaja untuk menciptakan satu opini besar demi memalingkan rakyat dari fakta sebenarnya. Konglomerasi yang terjadi pada media pun semakin menunjukan bahwa kebenaran itu bersifat nisbi. Uang dan kepentingan di atas segalanya. Meski berjuluk media kredibel, namun terkadang pemberitaannya miring. Apalagi jika digunakan untuk menyerang Islam dan umatnya. Ideologi kapitalisme telah menjadi simbol media.

Simbol kapitalisme yang paling menonjol adalah media massa. Mayoritas orang mendapatkan pandangannya terhadap dunia dari kacamata media. Kita akan sangat sulit melawan begitu gencarnya opini yang diciptakan secara linear dan tidak ada satu pembanding. Kalau kita mencari sesuatu dan melemparkan satu counter opini saja, habis-habisan dibabat. Kita menghadapi satu leburan isu yang terus menerus secara berkesinambungan disampaikan kepada publik.Demokrasi selalu menerapkan kebebasan berekspresi tebang pilih.       

Ketika dicermati secara seksama, media massa nasional tidak dimiliki oleh satu entitas yang homogen (monolitik) yang memiliki agenda yang sama dalam menyebarkan pandangannya. Sebaliknya, ada beberapa faksi yang saling bersaing untuk meningkatkan jumlah audiensnya dan mencapai nilai komersial. Terkonsentrasinya jumlah kepemilikan terhadap media menghasilkan sistem yang bekerja untuk mempromosikan sekulerisme dan nilai-nilai komersial. Kita akan bisa membaca kecenderungan pemberitaan media massa dewasa ini. Pendangkalan informasi bisa kita lihat sebagai kecenderungan umum yang dilakukan oleh media massa. Pemilihan berita-beritanya dilakukan atas pertimbangan mengganggu kepentingan pemilik modal atau tidak, sesuai kebutuhan pasar atau tidak. Pasar menjadi kuasa dan segalanya.

...Di tengah derasnya arus informasi, media menjadi mesin propaganda dan hegemoni.  Hal ini disengaja untuk menciptakan satu opini besar demi memalingkan rakyat dari fakta sebenarnya...

Media massapragmatis, harus "menawarkan diri" kepada pembaca serta pemasang iklan untuk mempertahankan kehidupannya. Untuk itu, dilakukanlah kompromi-kompromi. Berita sudah tidak murni sebagai informasi innocent, melainkan sudah mengalami polesan promotif, baik dari pengusaha bahkan politisi dan merembes ke selebritas. Sisi lemah ini kemudian dijadikan alat oleh siapa pun, termasuk untuk membuat orang tak dikenal menjadi terkenal, bahkan untuk menjadikan mereka seolah sebagai "pahlawan".

Seseorang yang tadinya bukan apa-apa tiba-tiba bisa meroket namanya di kancah politik, misalnya, lebih karena kemampuannya "mendekati" media massa untuk membangun citra dirinya. Ranah politik praktis di Indonesia dengan karakteristiknya yang hingar-bingar, tak memerlukan kedalaman berpikir, sangat membuka peluang hadirnya tokoh-tokoh dadakan seperti itu.

Noam Chomsky dalam bukunya “Kuasa Politik Media” yang mengungkap peran propaganda media massa dalam rekayasa opini public. Para penguasa sebenarnya memiliki tujuan yang kontraproduktif dengan keinginan publik/ rakyat untuk terus melanggengkan kekuasaan. Bahkan Noam Chomsky juga mengatakan bahwa pengusaha media liberal telah mendidik orang-orang bodoh sebagai corong pengusaha dan penguasa. Hipokrasi terang-terangan yang ditunjukkan oleh tokoh-tokoh liberal seperti ini hanyalah bukti lain dari kegagalan sistem sekuler Barat. Termasuk juga menjadii penjelas mengapa semakin banyak umat Islam menolak demokrasi sekuler dan memeluk Islam sebagai sistem yang mampu menentukan masa depan politik, ekonomi, dan sosial mereka.

Menggugat Anti-Islam

Sangatlah penting untuk memahami landasan penopang media sekuler dan akar penyebab kebencian terhadap Islam. Sumber kebencian ini berlandaskan kepentingan ideologis Kapitalisme. Dasar pemikiran ini tidak hanya menolak pengaturan kehidupan oleh tuntunan wahyu tetapi juga berjuang untuk mematikan setiap usaha yang terkait dengan penerapan wahyu. Maka, sekularisme menuntut agar agama dibatasi dalam ranah privat saja. Islam, di lain pihak, sangat menentang ide seperti itu. Islam menuntut bahwa Syariah diterapkan tidak hanya di ranah privat tapi juga di lingkup publik.

Sumber pencitraan Islam yang negatif bersifat Ideologis. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa prinsip dasar Islam berlawanan dengan Kapitalisme. Dengan demikian, bisa dipahami hadirnya jurnalis yang kritis terhadap Islam, yang sekedar mengikuti trend anti-islam, atau yang  bertindak sebagai oportunis. Tidak heran apabila produk jurnalisme yang ada terkesan tidak cerdas dan penuh dengan kebingungan. Tentu saja kita tidak perlu terkejut dengan adanya media yang anti-Islam. Banyak sekali contoh bias media dalam peliputan berita.

Bukan tidak mungkin, dalam percaturan politik nasional, media massa telah dijadikan alat propaganda untuk kepentingan menyerang Syariah Islam dan umat Islam. Isu disebar dan media massa -atas nama kebebasan-melahapnya sebagai sajian berita yang dianggap layak jual. Maka korporasi media lah yang sebenarnya memiliki pengaruh terpenting dalam industri media nasional. Keberadaan opini di Indonesia yang secara umum memang tidak berpihak pada penegakan syariah Islam, akan sangat tidak logis bagi korporasi media manapun untuk mendukung penegakan syariah Islam. Ini semua menunjukkan bahwa tanpa adanya negara, akan sulit sekali untuk membentuk opini nasional.  

Secara praktis muslim harus benar-benar paham tentang Islam. Umat Islam harus berani untuk merepresentasikan Islam secara benar. Mereka harusbekerja memiliki media mereka sendiri sehingga muslim dengan berbagai latarbelakang dan keahlian mampu untuk bersatu membela Islam. Perlu juga diingat bahwa media yang kuat hanya bisa dibangun ketika masyarakat yang berideologis bernaung dibawah panji negara. Khilafah adalah solusi komprehensif untuk menjawab kebohongan media yang dikuasai oleh kaum Kapitalis. Menggugat media anti-Islam dengan terus berjuang mewujudkan kembali Khilafah Rasyidah yang akan menebarkan berkah! (riafariana/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Usai shalat asar dalam perjalanan pulang, pria ini dituduh mencuri ampli mushalla. Tanpa pembuktian dan pengadilan, ia dianiaya, dikepruk, ditelanjangi dan dibakar hingga tewas....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim putra Makassar ini mendapatkan beasiswa program S1 di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, tapi terkendala biaya transport. Ayahnya sudah wafat, ibunya seorang guru ngaji....

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Anak mujahid ini tergolek di rumah sakit, sementara sang ayah sedang menjalani ujian penjara akibat amaliah jihad bersama Kafilah Mujahidin Aceh beberapa tahun silam. ...

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Dalam usia dua tahun sudah menderita komplikasi lahir batin. Lahir tanpa belaian sang ayah, ia mengidap penyakit jantung, pengecilan otak, gangguan pernafasan dan paru-paru. Ia sudah dioperasi...

Latest News
Israel Perpanjang Penahanan Syaikh Raed Salah

Israel Perpanjang Penahanan Syaikh Raed Salah

Jum'at, 18 Aug 2017 21:45

ICC Perintahkan Mantan Jihadis Mali Bayar 2,7 Juta Euro Karena Hancurkan Kuil Sufi di Timbuktu

ICC Perintahkan Mantan Jihadis Mali Bayar 2,7 Juta Euro Karena Hancurkan Kuil Sufi di Timbuktu

Jum'at, 18 Aug 2017 19:47

Dalam 3 Hari 59 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Udara Koalisi Pimpinan AS di Raqqa

Dalam 3 Hari 59 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Udara Koalisi Pimpinan AS di Raqqa

Jum'at, 18 Aug 2017 17:00

Setelah 'Mangkrak' Hampir 2 Tahun, SBG Akan Lanjutkan Lagi Proyek Perluasan Masjidil Haram

Setelah 'Mangkrak' Hampir 2 Tahun, SBG Akan Lanjutkan Lagi Proyek Perluasan Masjidil Haram

Jum'at, 18 Aug 2017 15:40

Hari Kemerdekaan, Pikulbareng.com Diluncurkan untuk Lepas Jeratan Riba Pengusaha Muslim

Hari Kemerdekaan, Pikulbareng.com Diluncurkan untuk Lepas Jeratan Riba Pengusaha Muslim

Jum'at, 18 Aug 2017 13:32

(Video) Suara Hati Mualaf Merry Sinaga, Rela Tinggalkan Keluarga Demi Pertahankan Iman

(Video) Suara Hati Mualaf Merry Sinaga, Rela Tinggalkan Keluarga Demi Pertahankan Iman

Jum'at, 18 Aug 2017 13:25

Sebut Kebijakan FDS Langgar Hak Anak, KPAI Didesak Minta Maaf

Sebut Kebijakan FDS Langgar Hak Anak, KPAI Didesak Minta Maaf

Jum'at, 18 Aug 2017 13:24

Kasus First Travel: Peringatan keras bagi Jamaah, Pengusaha Umroh, dan Pemerintah

Kasus First Travel: Peringatan keras bagi Jamaah, Pengusaha Umroh, dan Pemerintah

Jum'at, 18 Aug 2017 11:12

Selain Paparkan Kemajuan, Pidato Jokowi Harusnya Juga Jawab Keresahan Rakyat

Selain Paparkan Kemajuan, Pidato Jokowi Harusnya Juga Jawab Keresahan Rakyat

Jum'at, 18 Aug 2017 10:57

Doa ustadz Bachtiar Nasir di HUT RI: Tanah Indonesia adalah Bagian dari Akidah Kami

Doa ustadz Bachtiar Nasir di HUT RI: Tanah Indonesia adalah Bagian dari Akidah Kami

Kamis, 17 Aug 2017 22:13

Pesan Bung Hatta: Tiada Guna Merdeka jika Tak Bahagiakan Rakyatnya secara Jasmani & Rohani

Pesan Bung Hatta: Tiada Guna Merdeka jika Tak Bahagiakan Rakyatnya secara Jasmani & Rohani

Kamis, 17 Aug 2017 21:31

1 Tentara AS Tewas dalam Operasi yang Menargetkan Pejuang IS di Timur Afghanistan

1 Tentara AS Tewas dalam Operasi yang Menargetkan Pejuang IS di Timur Afghanistan

Kamis, 17 Aug 2017 20:52

Perjuangan Melawan 'Penjajahan'  Harus Dilanjutkan

Perjuangan Melawan 'Penjajahan' Harus Dilanjutkan

Kamis, 17 Aug 2017 18:42

Raja Salman Perintahkan Buka Perbatasan Saudi untuk Izinkan Masuk Jamaah Calon Haji Qatar

Raja Salman Perintahkan Buka Perbatasan Saudi untuk Izinkan Masuk Jamaah Calon Haji Qatar

Kamis, 17 Aug 2017 16:49

Satgas PA Sebut Ada Oknum Gunakan KPAI untuk Kepentingan Politik Terkait FDS

Satgas PA Sebut Ada Oknum Gunakan KPAI untuk Kepentingan Politik Terkait FDS

Kamis, 17 Aug 2017 15:35

Dakwaan JPU Tidak Cermat, Alfian Tanjung dan Pengacara Ajukan Keberatan

Dakwaan JPU Tidak Cermat, Alfian Tanjung dan Pengacara Ajukan Keberatan

Kamis, 17 Aug 2017 15:04

Sudahkah Kita

Sudahkah Kita "Merdeka"?

Kamis, 17 Aug 2017 13:16

Merdeka Sesungguhnya Harus PIKULBARENG Beban Bersama-sama! Gabung Yuk

Merdeka Sesungguhnya Harus PIKULBARENG Beban Bersama-sama! Gabung Yuk

Kamis, 17 Aug 2017 12:50

Koordinator ITJ Pusat: Umat Islam Sudah Memberikan Segalanya bagi Kemerdekaan Indonesia

Koordinator ITJ Pusat: Umat Islam Sudah Memberikan Segalanya bagi Kemerdekaan Indonesia

Kamis, 17 Aug 2017 12:32

Pemberontak Syi'ah Houtsi Usir Paksa Para Pasien dari Rumah Sakit di Yaman

Pemberontak Syi'ah Houtsi Usir Paksa Para Pasien dari Rumah Sakit di Yaman

Kamis, 17 Aug 2017 11:56


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X