Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.303 views

Berdiri Melawan Tiran, Berjuang Mengembalikan Islam Kaaffah

Oleh: Umar syarifudin

Rezim kapitalis di dunia Barat selalu membangun kebijakan luar negeri mereka berdasarkan kepentingan korporasi (perusahaan). Kebijakan kolonial seperti itu muncul untuk mempertahankan dominasi mereka sendiri di dunia; juga untuk mengeksploitasi dan menjarah negara-negara yang lebih lemah dengan cara-cara ekonomi, politik dan militer. Dukungan Barat kepada para rezim tiran hanyalah salah satu alat kebijakan yang lebih luas yang telah berusia berabad-abad ini.

Pasca 11/9, banyak tekanan kepada kaum muslim hingga saat ini. Barat dan antek-anteknya menganggap kaum Muslim di seluruh dunia ‘yang konsisten’ mempraktekkan agamanya akan menjadi masalah. Mereka tidak ingin kaum Muslim mempraktekkan ajaran agamanya. Mereka ingin kaum Muslim mempraktekkan agamanya dengan cara yang mereka suka. Pada titik inilah kita sadar, kita hidup di tempat rencana-rencana pembenaran palsu dirancang. Hal ini pernah terjadi pada Irak dan negeri-negeri muslim lainnya yang dianggap ancaman sehingga diluluhlantakkan.

Mereka mencoba untuk membentuk Islam versi Barat: Islam tanpa jihad, umat dan Khilafah. Mereka mencoba untuk memata-matai kaum Muslim sambil mempromosikan Islam gaya barat. Gerakan-gerakan memusuhi umat Islam melalui politisi-politisi dan media makin gencar. Selama bertahun-tahun, para politikus Barat telah melakukan serangan terhadap tuntutan penegakan Khilafah.

Pemerintahan di Barat yang mendukung perang atas Islamtidak diragukan lagi bergegas menyambut racun propaganda untuk mengobarkan petualangan imperialis mereka. Sebaliknya, kebijakan itu hanya akan memberi semangat di Dunia Islam untuk menuju sebuah pemerintahan yang kuat dan bebas dari cengkraman kolonial.  

Situasi malapetaka di Suriah berupa pembunuhan, intimidasi, penggusuran dan penghancuran masjid dan rumah-rumah tanpa sedikitpun memandang nilai-nilai moral atau kemanusiaan, adalah contohnya. Rezim otoriter, melakukan penindasan apa pun demi mempertahankan kekuasaan mereka. Kini akibat penjajahan, para perempuan dan anak-anak Syam  mengalami tragedi penderitaan di kamp-kamp pengungsian, tragedi kemiskinan, penghinaan, pelecehan, dan  diserang penyakit dan termasuk peningkatan jumlah kelahiran prematur akibat kekurangan gizi dan stres psikologis dan  rasa takut yang menghantui karena terpaksa keluar dan menyelamatkan diri dari negaranya sendiri.

...Siapapun yang memperhatikan situasi Indonesia, maka ia tidak melihatnya kecuali buah langsung dari berlanjutnya sekulerisme dalam mengatur masyarakat, yang memisahkan agama dari kehidupan. Lalu bisakah kita menemukan stabilitas di bawah bayangan sekulerisme?...

Penyokong liberalisme sekuler selalu berargumen bahwa, melalui penghapusan agama dari urusan kehidupan, maka liberalisme dapat melakukan apa yang tidak dapat dilakukan agama: yakni mengharmoniskan masyarakat sehingga masyarakat dengan keyakinan dan perilaku yang berbeda dapat hidup berdampingan. Namun, ilusi bahwa Barat yang Sekular adalah benteng toleransi, sekarang tampaknya menjadi hal yang ironis.

Siapapun yang memperhatikan situasi Indonesia, maka ia tidak melihatnya kecuali buah langsung dari berlanjutnya sekulerisme dalam mengatur masyarakat, yang memisahkan agama dari kehidupan. Lalu bisakah kita menemukan stabilitas di bawah bayangan sekulerisme? Rakyat Indonesia akan menemukan ketenangan apabila mereka diatur dengan hukum Islam. Sebab hukum Islam adalah satu-satunya yang menjamin perlindungan bagi hak-hak kaum Muslim dan non muslim.

Indonesia memiliki potensi ekonomi yang signifikan, memiliki sumber-sumber energi dan jalur-jalur perairan strategis. Indonesia juga memiliki populasi yang besar dan terus tumbuh serta kekuatan militer yang kuat. Indonesia yang kuat menjadi komponen yang mendasar jika disatukan dengan dunia Islam lainnya di bawah Daulah Khilafah Rasyidah untuk berhadapan dengan kekuatan utama di abad ke-21 ini.

Bertolak belakang dengan kapitalisme, Islam menyelesaikan masalah dari sudut pandang apa yang terbaik untuk umat manusia, bukan dari perspektif sempit sebagai solusi dari sistem Kapitalisme. Sistem Islam, ekonomi Islam yang sehat mendistribusikan kekayaan secara efektif di tengah-tengah masyarakat untuk menjamin setiap warga negara dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka dan mengakses kekayaan negeri mereka secara adil serta memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh kemewahan dan meningkatkan taraf hidup. Semua ini hanya akan terwujud di bawah naungan sistem pemerintahan Khilafah yang mampu mengoptimalkan potensi penuh dari generasi mudanya melalui kebijakan-kebijakan Islam dengan menjadikan mereka sebagai sebuah kekuatan positif bagi masyarakatnya.

Sesungguhnya Khilafah bukanlah monopoli salah satu kumpulan atau kelompok Islam. Khilafah adalah sistem politik Islam yang sama-sama kita harapkan. Sistem tersebut merupakan bentuk kefarduan yang agung, yang telah Allah SWT. tetapkan. kita harus menyatukan suara kita dengan umat Islam yang dengan penuh kekuatan sedang mengarah pada perjuangan penegakan Khilafah di dunia Islam. Tentu, kita tidak akan pernah mendukung penggunaan kekerasan. Seruan kita adalah seruan politik yang berpijak kepada tuntunan Rasulullah saw. ketika melakukan serangan intelektual dan politik demi membangun negara Islam pertama di Madinah.

Nabi Muhammad saw. pada awalnya diabaikan oleh para pimpinan Quraisy. Mereka percaya bahwa pesan Islam yang beliau bawa akan layu dan mati dengan sendirinya. Namun, karena mereka melihat kaum tua dan muda, pria dan wanita, budak seperti Bilal ra. dan manusia terhormat seperti Abu Bakar ra. dan Umar bin al-Khaththab ra. memeluk din itu, mereka coba mencegah agar dakwah Islam tidak bisa mencapai suku-suku lainnya.

Propaganda mereka luncurkan untuk menodai dakwah Islam dengan cara menyerang dan memboikot beliau dan para sahabat. Karena Allah SWT membantu Nabi saw. untuk menegakkan agama-Nya, maka demikian juga kaum beriman pada hari ini berharap bahwa seruan Khilafah ini tak terbendung dan pada satu hari akan berdiri kembali. Insya Allah. Kita hanya perlu menyampaikan, memotivasi dan memobilisasi umat untuk mendirikan Khilafah dan kita memohon kepada Allah SWT agar segera memberikan kemenangan ini. Wallahu alam. (riafariana/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
Menginspirasi, Dua Jurnalis Raih Forjim Award

Menginspirasi, Dua Jurnalis Raih Forjim Award

Rabu, 21 Feb 2018 17:46

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

Rabu, 21 Feb 2018 14:00

[VIDEO] Pikulbareng UKM Bebas Riba: Beli Kripik Yammy Babeh Rasa Unik Hanya Rp. 12,000!!

[VIDEO] Pikulbareng UKM Bebas Riba: Beli Kripik Yammy Babeh Rasa Unik Hanya Rp. 12,000!!

Rabu, 21 Feb 2018 12:24

Tembakan Turki Paksa Pasukan Pro-Assad yang Akan Bantu Milisi Kurdi di Afrin Balik Kanan

Tembakan Turki Paksa Pasukan Pro-Assad yang Akan Bantu Milisi Kurdi di Afrin Balik Kanan

Rabu, 21 Feb 2018 10:28

Ini Petuah Tuan Guru Bajang untuk Jurnalis Muslim

Ini Petuah Tuan Guru Bajang untuk Jurnalis Muslim

Rabu, 21 Feb 2018 09:43

Bolehkah Mengerjakan Shalat Dhuha Setelah Shalat Isyraq?

Bolehkah Mengerjakan Shalat Dhuha Setelah Shalat Isyraq?

Rabu, 21 Feb 2018 09:22

[VIDEO-1] Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Nabi Muhammad SAW Dalam Kitab Weda

[VIDEO-1] Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Nabi Muhammad SAW Dalam Kitab Weda

Rabu, 21 Feb 2018 09:21

Wisata Halal NTB, Upaya Wujudkan Islam Rahmatan lil Alamin

Wisata Halal NTB, Upaya Wujudkan Islam Rahmatan lil Alamin

Rabu, 21 Feb 2018 09:11

Ibu Tega Membunuh Anak Sendiri, Apa yang Salah?

Ibu Tega Membunuh Anak Sendiri, Apa yang Salah?

Selasa, 20 Feb 2018 22:58

Remaja Zaman Now: Antara Harapan dan Kenyataan

Remaja Zaman Now: Antara Harapan dan Kenyataan

Selasa, 20 Feb 2018 22:45

Pemimpin MILF: Pejuang Asing Asal Malaysia, Indonesia dan Timur Tengah Terus Berdatangan ke Mindanao

Pemimpin MILF: Pejuang Asing Asal Malaysia, Indonesia dan Timur Tengah Terus Berdatangan ke Mindanao

Selasa, 20 Feb 2018 22:35

Nigeria Vonis Bersalah 200 Lebih Pejuang Boko Haram

Nigeria Vonis Bersalah 200 Lebih Pejuang Boko Haram

Selasa, 20 Feb 2018 22:15

167 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur Sejak Senin

167 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur Sejak Senin

Selasa, 20 Feb 2018 22:00

Kemenlu Rusia Akui Puluhan Warganya Terluka dalam Serangan Drone AS di Suriah

Kemenlu Rusia Akui Puluhan Warganya Terluka dalam Serangan Drone AS di Suriah

Selasa, 20 Feb 2018 21:45

Erdogan: Turki Akan Segera Kepung Kota Afrin dalam Beberapa Hari

Erdogan: Turki Akan Segera Kepung Kota Afrin dalam Beberapa Hari

Selasa, 20 Feb 2018 21:30

Harapan TGB untuk Forjim

Harapan TGB untuk Forjim

Selasa, 20 Feb 2018 21:05

Pesan Gubernur NTB Kala Hadapi Maraknya Penyerangan terhadap Ulama

Pesan Gubernur NTB Kala Hadapi Maraknya Penyerangan terhadap Ulama

Selasa, 20 Feb 2018 20:37

Mukernas ke-1 Forjim Dibuka TGB

Mukernas ke-1 Forjim Dibuka TGB

Selasa, 20 Feb 2018 20:31

Persaudaraan Aksi Bela Islam 212 Soloraya Dikukuhkan

Persaudaraan Aksi Bela Islam 212 Soloraya Dikukuhkan

Selasa, 20 Feb 2018 06:35

Sandal Bilal vs Sandal Presiden

Sandal Bilal vs Sandal Presiden

Selasa, 20 Feb 2018 06:13


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X