Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS

Pedoman Pemberitaan Media Siber

Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers.
 
Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Pers bersama organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman Pemberitaan Media Siber sebagai berikut:
 
1. Ruang Lingkup

a. Media Siber adalah segala bentuk media yang menggunakan wahana internet dan melaksanakan kegiatan jurnalistik, serta memenuhi persyaratan Undang-Undang Pers dan Standar Perusahaan Pers yang ditetapkan Dewan Pers.
b. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content) adalah segala isi yang dibuat dan atau dipublikasikan oleh pengguna media siber, antara lain, artikel, gambar, komentar, suara, video dan berbagai bentuk unggahan yang melekat pada media siber, seperti blog, forum, komentar pembaca atau pemirsa, dan bentuk lain.
 
2. Verifikasi dan keberimbangan berita

a. Pada prinsipnya setiap berita harus melalui verifikasi.
b. Berita yang dapat merugikan pihak lain memerlukan verifikasi pada berita yang sama untuk memenuhi prinsip akurasi dan keberimbangan.
c. Ketentuan dalam butir (a) di atas dikecualikan, dengan syarat:
1) Berita benar-benar mengandung kepentingan publik yang bersifat mendesak;
2) Sumber berita yang pertama adalah sumber yang jelas disebutkan identitasnya, kredibel dan kompeten;
3) Subyek berita yang harus dikonfirmasi tidak diketahui keberadaannya dan atau tidak dapat diwawancarai;
4) Media memberikan penjelasan kepada pembaca bahwa berita tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut yang diupayakan dalam waktu secepatnya. Penjelasan dimuat pada bagian akhir dari berita yang sama, di dalam kurung dan menggunakan huruf miring.
d. Setelah memuat berita sesuai dengan butir (c), media wajib meneruskan upaya verifikasi, dan setelah verifikasi didapatkan, hasil verifikasi dicantumkan pada berita pemutakhiran (update) dengan tautan pada berita yang belum terverifikasi.
 
3. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content)

a. Media siber wajib mencantumkan syarat dan ketentuan mengenai Isi Buatan Pengguna yang tidak bertentangan dengan Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, yang ditempatkan secara terang dan jelas.
b. Media siber mewajibkan setiap pengguna untuk melakukan registrasi keanggotaan dan melakukan proses log-in terlebih dahulu untuk dapat mempublikasikan semua bentuk Isi Buatan Pengguna. Ketentuan mengenai log-in akan diatur lebih lanjut.
c. Dalam registrasi tersebut, media siber mewajibkan pengguna memberi persetujuan tertulis bahwa Isi Buatan Pengguna yang dipublikasikan:
1) Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul;
2) Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan;
3) Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
d. Media siber memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus Isi Buatan Pengguna yang bertentangan dengan butir (c).
e. Media siber wajib menyediakan mekanisme pengaduan Isi Buatan Pengguna yang dinilai melanggar ketentuan pada butir (c). Mekanisme tersebut harus disediakan di tempat yang dengan mudah dapat diakses pengguna.
f. Media siber wajib menyunting, menghapus, dan melakukan tindakan koreksi setiap Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan dan melanggar ketentuan butir (c), sesegera mungkin secara proporsional selambat-lambatnya 2 x 24 jam setelah pengaduan diterima.
g. Media siber yang telah memenuhi ketentuan pada butir (a), (b), (c), dan (f) tidak dibebani tanggung jawab atas masalah yang ditimbulkan akibat pemuatan isi yang melanggar ketentuan pada butir (c).
h. Media siber bertanggung jawab atas Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan bila tidak mengambil tindakan koreksi setelah batas waktu sebagaimana tersebut pada butir (f).
 
4. Ralat, Koreksi, dan Hak Jawab

a. Ralat, koreksi, dan hak jawab mengacu pada Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Hak Jawab yang ditetapkan Dewan Pers.
b. Ralat, koreksi dan atau hak jawab wajib ditautkan pada berita yang diralat, dikoreksi atau yang diberi hak jawab.
c. Di setiap berita ralat, koreksi, dan hak jawab wajib dicantumkan waktu pemuatan ralat, koreksi, dan atau hak jawab tersebut.
d. Bila suatu berita media siber tertentu disebarluaskan media siber lain, maka:
1) Tanggung jawab media siber pembuat berita terbatas pada berita yang dipublikasikan di media siber tersebut atau media siber yang berada di bawah otoritas teknisnya;
2) Koreksi berita yang dilakukan oleh sebuah media siber, juga harus dilakukan oleh media siber lain yang mengutip berita dari media siber yang dikoreksi itu;
3) Media yang menyebarluaskan berita dari sebuah media siber dan tidak melakukan koreksi atas berita sesuai yang dilakukan oleh media siber pemilik dan atau pembuat berita tersebut, bertanggung jawab penuh atas semua akibat hukum dari berita yang tidak dikoreksinya itu.
e. Sesuai dengan Undang-Undang Pers, media siber yang tidak melayani hak jawab dapat dijatuhi sanksi hukum pidana denda paling banyak Rp500.000.000 (Lima ratus juta rupiah).
 
5. Pencabutan Berita

a. Berita yang sudah dipublikasikan tidak dapat dicabut karena alasan penyensoran dari pihak luar redaksi, kecuali terkait masalah SARA, kesusilaan, masa depan anak, pengalaman traumatik korban atau berdasarkan pertimbangan khusus lain yang ditetapkan Dewan Pers.
b. Media siber lain wajib mengikuti pencabutan kutipan berita dari media asal yang telah dicabut.
c. Pencabutan berita wajib disertai dengan alasan pencabutan dan diumumkan kepada publik.
 
6. Iklan

a. Media siber wajib membedakan dengan tegas antara produk berita dan iklan.
b. Setiap berita/artikel/isi yang merupakan iklan dan atau isi berbayar wajib mencantumkan keterangan ‘advertorial’, ‘iklan’, ‘ads’, ‘sponsored’, atau kata lain yang menjelaskan bahwa berita/artikel/isi tersebut adalah iklan.
 
7. Hak Cipta

Media siber wajib menghormati hak cipta sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
 
8. Pencantuman Pedoman

Media siber wajib mencantumkan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini di medianya secara terang dan jelas.
 
9. Sengketa

Penilaian akhir atas sengketa mengenai pelaksanaan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini diselesaikan oleh Dewan Pers.
 
Jakarta, 3 Februari 2012
(Pedoman ini ditandatangani oleh Dewan Pers dan komunitas pers di Jakarta, 3 Februari 2012).
 

Infaq Dakwah Center

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim putra Makassar ini mendapatkan beasiswa program S1 di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, tapi terkendala biaya transport. Ayahnya sudah wafat, ibunya seorang guru ngaji....

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Anak mujahid ini tergolek di rumah sakit, sementara sang ayah sedang menjalani ujian penjara akibat amaliah jihad bersama Kafilah Mujahidin Aceh beberapa tahun silam. ...

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Dalam usia dua tahun sudah menderita komplikasi lahir batin. Lahir tanpa belaian sang ayah, ia mengidap penyakit jantung, pengecilan otak, gangguan pernafasan dan paru-paru. Ia sudah dioperasi...

Mari Salurkan Zakat Urgent kepada Keluarga Muallaf, Mujahidin dan Yatim Syuhada

Mari Salurkan Zakat Urgent kepada Keluarga Muallaf, Mujahidin dan Yatim Syuhada

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Latest News
Pegiat Anti Korupsi Yakin Kapolri & Ketua KPK Tahu Ada Alat Bukti yang Dihilangkan di Kasus Novel

Pegiat Anti Korupsi Yakin Kapolri & Ketua KPK Tahu Ada Alat Bukti yang Dihilangkan di Kasus Novel

Rabu, 26 Jul 2017 22:53

Ada Dugaan Barang Bukti Penyiraman Novel Dihilangkan oleh Aparat Penegak Hukum

Ada Dugaan Barang Bukti Penyiraman Novel Dihilangkan oleh Aparat Penegak Hukum

Rabu, 26 Jul 2017 21:53

Jubir Demokrat: Jokowi Tidak Bisa Lempar Kesalahan, tapi Jokowi Bisa Lempar Handuk

Jubir Demokrat: Jokowi Tidak Bisa Lempar Kesalahan, tapi Jokowi Bisa Lempar Handuk

Rabu, 26 Jul 2017 20:53

Sambut Milad ke-42, MUI Teguhkan Nilai Keagamaan dan Kebangsaan

Sambut Milad ke-42, MUI Teguhkan Nilai Keagamaan dan Kebangsaan

Rabu, 26 Jul 2017 20:28

Politisi: Di Rezim Jokowi yang Baru Tiga Tahun, Utang RI Tambah 1000 Trilyun

Politisi: Di Rezim Jokowi yang Baru Tiga Tahun, Utang RI Tambah 1000 Trilyun

Rabu, 26 Jul 2017 19:53

Zakatel Salurkan Wakaf Al Quran Braille

Zakatel Salurkan Wakaf Al Quran Braille

Rabu, 26 Jul 2017 19:31

Di Kasus Novel, KontraS Menduga Kuat Ada Oknum Jendral Polri yang Terlibat

Di Kasus Novel, KontraS Menduga Kuat Ada Oknum Jendral Polri yang Terlibat

Rabu, 26 Jul 2017 18:53

Gulbuddin Hekmatyar Prihatin Terhadap Warga Syi'ah Afghanistan yang Berperang di Irak dan Suriah

Gulbuddin Hekmatyar Prihatin Terhadap Warga Syi'ah Afghanistan yang Berperang di Irak dan Suriah

Rabu, 26 Jul 2017 18:00

Ada Dugaan Kelompok Kepentingan di Polri yang Tersangkut di Kasus Novel Baswedan

Ada Dugaan Kelompok Kepentingan di Polri yang Tersangkut di Kasus Novel Baswedan

Rabu, 26 Jul 2017 17:53

Inilah Keutamaan Shalat di Masjid Al-Aqsha

Inilah Keutamaan Shalat di Masjid Al-Aqsha

Rabu, 26 Jul 2017 17:39

Pajak dan Utang yang Memiskinkan!

Pajak dan Utang yang Memiskinkan!

Rabu, 26 Jul 2017 16:39

Al-Shabaab Sebut Donald Trump 'Miliader Tak Punya Otak'

Al-Shabaab Sebut Donald Trump 'Miliader Tak Punya Otak'

Rabu, 26 Jul 2017 15:45

Grebek Ayam Jago Maknyus!

Grebek Ayam Jago Maknyus!

Rabu, 26 Jul 2017 14:45

Mengandalkan Perintah Suara, Facebook akan Kembangkan Smart Speaker

Mengandalkan Perintah Suara, Facebook akan Kembangkan Smart Speaker

Rabu, 26 Jul 2017 14:30

Wow, Utang Indonesia Juni 2017 Tercatat Rp3.706 Triliun

Wow, Utang Indonesia Juni 2017 Tercatat Rp3.706 Triliun

Rabu, 26 Jul 2017 12:23

Inilah Alasan Masjid Al Aqsha Harus Diperjuangkan (Bagian Dua-Selesai)

Inilah Alasan Masjid Al Aqsha Harus Diperjuangkan (Bagian Dua-Selesai)

Rabu, 26 Jul 2017 12:16

Aktivis dan Masyarakat Tasikmalaya Tolak Perppu 2/2017 Tentang Pembubaran Ormas

Aktivis dan Masyarakat Tasikmalaya Tolak Perppu 2/2017 Tentang Pembubaran Ormas

Rabu, 26 Jul 2017 11:37

Erdogan: Tentara Israel Cemari Al-Aqsa

Erdogan: Tentara Israel Cemari Al-Aqsa

Rabu, 26 Jul 2017 11:15

[VIDEO] VITAPLAS: Efek mirip Viagra, Herbal Stamina Pria ini diburu

[VIDEO] VITAPLAS: Efek mirip Viagra, Herbal Stamina Pria ini diburu

Rabu, 26 Jul 2017 10:50

Pasukan Israel Kembali Serang Warga Palestina di Al-Aqsa, Puluhan Terluka Termasuk Anak-anak

Pasukan Israel Kembali Serang Warga Palestina di Al-Aqsa, Puluhan Terluka Termasuk Anak-anak

Rabu, 26 Jul 2017 10:05


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam